SUMBER DAYA MANDIRI

contact info
+62 21 2276 0141

contact@sumberdayamandiri.com

Jl. Pangkalan Jati I/27,

Pangkalan Jati Lama

Cinere, Kota Depok

Indonesia

5 Tips Mencari Kandidat yang Tepat

Bukan Sekadar Cepat Terisi

Banyak perusahaan merasa sudah merekrut orang yang “cukup pintar”, tetapi tetap bermasalah pada kinerja, sikap, dan komitmen. Masalahnya sering bukan pada kualitas kandidat semata, melainkan pada cara perusahaan mendefinisikan kebutuhan dan menjalankan proses rekrutmen. Harvard Business Review mencatat bahwa kegagalan rekrutmen lebih sering disebabkan oleh ketidaksesuaian perilaku, mindset, dan ekspektasi kerja, bukan semata kurangnya kemampuan teknis. Karena itu, mencari kandidat yang tepat harus dimulai dari pemahaman kebutuhan bisnis yang jelas, bukan sekadar mengisi posisi kosong secepat mungkin.

Tips pertama, definisikan kebutuhan peran secara spesifik, termasuk ekspektasi sikap, tanggung jawab, dan cara kerja.

Tips kedua, gunakan pendekatan behavior-based selection dengan menggali pengalaman nyata kandidat saat menghadapi masalah, tekanan, dan tanggung jawab. Menurut Society for Human Resource Management (SHRM), wawancara berbasis perilaku terbukti lebih akurat dalam memprediksi kinerja dibandingkan wawancara yang hanya fokus pada teori atau klaim pribadi kandidat.

Tips ketiga, pastikan kandidat memahami budaya kerja dan standar disiplin sejak awal proses. Kandidat yang tepat bukanlah yang paling banyak menuntut fleksibilitas, tetapi yang mampu beradaptasi dan bertumbuh dalam sistem yang ada.

Tips keempat, jangan mengabaikan penilaian sikap dan komitmen, terutama untuk posisi operasional. Riset Gallup menunjukkan bahwa karyawan dengan tingkat engagement rendah berdampak langsung pada produktivitas tim, kualitas layanan, dan biaya jangka panjang perusahaan.

Tips kelima, bangun proses rekrutmen yang konsisten dan terstruktur. Proses yang rapi membantu perusahaan menyaring kandidat secara objektif dan mengurangi risiko kesalahan rekrutmen. Tanpa sistem yang jelas, keputusan rekrutmen sering kali didasarkan pada intuisi semata, yang dalam jangka panjang justru menciptakan masalah baru di organisasi.

Sebagai perusahaan yang berpengalaman di bidang jasa outsourcing dan pengelolaan SDM, kami PT SDM percaya bahwa rekrutmen bukan sekadar mencari orang, tetapi membangun sistem kerja yang berkelanjutan. Outsourcing yang tepat membantu perusahaan mendapatkan kandidat yang sesuai kebutuhan, sekaligus memastikan standar disiplin, kinerja, dan pengelolaan SDM berjalan konsisten. Jika proses rekrutmen dan pengelolaan karyawan mulai terasa membebani bisnis Anda, mungkin saatnya mempertimbangkan pendekatan yang lebih strategis melalui partner outsourcing yang memahami kebutuhan operasional dan pertumbuhan perusahaan Anda.

Referensi
Harvard Business Review. Why Good Leaders Make Bad Hiring Decisions. https://hbr.org
Society for Human Resource Management (SHRM). Behavioral Interviewing Guide. https://www.shrm.org
Gallup. State of the Global Workplace Report. https://www.gallup.com

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *